Categories

  • No categories

Lain-lain

Sambutan pisah sambut Kamis 30 Juni 2011 di Aula FISIP-UNS

Kepada: Bp Dekan dan Pembantu Dekan, Senat, Bp mantan Dekan, Pembantu Dekan, dan Senat, serta Civitas akademika FISIP-UNS yang saya hormati.

Ass wr wb

Pertama2 marilah kita panjatkan puji syukur ke hadhirat Tuhan YME, yang telah memberi kesempatan, kesehatan, rahmat dan karunia pada kita semua, sehingga telah memungkinkan kita dapat menghadiri pertemuan pisah sambut pada hari ini.

Dalam setiap organisasi dimanapun, pergantian pejabat akan terjadi silih berganti. Bagi yang digantikan tidak harus berat hati, dan bagi yang menggantikan tidak harus berbesar kepala, namun perlu disikapi sebagai sesuatu yang rutin dan hal yang biasa saja.

Bagi pejabat yg Lama: ada yang semakin senang karena dapat menjadi dosen yang kian memfokuskan untuk meningkatkan professionalismenya tanpa terganggu oleh rutinitas jabatan, ada menempati jabatan sama untuk yang ke2 kali, ada yang meduduki jabatan baru yang lebih tinggi, dan ada yang semakin termotivasi untuk melanjutkan studi S3 yang telah lama tertunda.

Untuk semuanya kami atas nama pengurus jurusan yang baru mengucapan: Trimakasih atas dharma bakti Bp/Ibu sekalian yang telah mendedikasikan seluruh energinya bagi perkembangan FISIP UNS, sehingga mengalami kemajuan yang sangat signifikan, yang hasilnya dapat dirasakan bersama sampai saat ini.

Tidak lupa pada kesempatan yang baik ini, sebagai pengurus baru kami perlu untuk mengucapkan kepada Bapak/Ibu pejabat lama dengan ucapan selamat jalan, selamat menekuni aktivitas baru, semoga Allah Swt memudahkan segala langkahnya.

Untuk pejabat baru yang telah dilantik: dapat diperhatikan ada yang menempati jabatan sama yang ke2 kali, dan ada yang benar2 baru. Namun dengan semangat kebersamaan, diharapkan bagi pejabat yang benar-benar baru jangan sungkan untuk bertanya pada pejabat lama, dan yang lama yang menempati jabatan sama yang ke2 kali nya dapat memberi bimbingan pada yang mereka yang benar2 baru. Sejalan dengan semangat kebersamaan tersebut, kami berharap agar seluruh pejabat baru dapat meningkatkan profesionalisme dalam mengelola institusi ini dengan mengutamakan cara yang elegan, teduh dan dapat menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, serta tidak membiasakan diri menggunakan pendekatan konflik.

Dengan semangat dan pendekatan tersebut, marilah kita memulai menyumbangkan dharma bakti Bp/Ibu dengan hati yang tulus, untuk dapat menjalankan amanah dari dewan dosen dan civitas akademika untuk membawa FISIP UNS agar siap menjadi World Class University. Sudah barangtentu bahwa tugas berat sudah menunggu dihadapan kita. Untuk itu, kami hanya dapat berharap semoga Allah Swt menguatkan pundak kami untuk memikul beban yang sangat berat yang kami emban, serta memudahkan semua langkah kami untuk mewujudkan misi tersebut.

Sebagaimana sambutan Bp Dekan FISIP UNS pada Rapim pada tanggal 25 Juni 2011, sekalipun kita baru saja memulai awal tugas, namun kita harus sudah berfikir akhir tugas, terutama agar berakhirnya jabatan nantinya yang khusnul qotimah.

Untuk itu sejak dini kami mewakili pejabat baru memohon diingatkan apabila kami menyimpang dari misi awal, sehingga dapat segera membenahinya. Membenahi kesalahan diri tidaklah harus menunggu berakhirnya jabatan. Oleh karenanya, makna akhir yang khusnul qotimah nantinya hanya akan kami nikmati ketika tidak ada diantara kami yang ketika lengser terpaksa harus berurusan dengan KPK, terpaksa ke Singapura untuk mendapatkan surat keterangan sakit Amnesia, apalagi merasakan dinginnya penjara.

Kiranya cukup sekian sepatah kata yang dapat kami haturkan. Mohon maaf atas segala kilaf dan kekurangan yang muncul karena keterbatasan ilmu kami.

Akhiral kalam, wass wr wb.

Pemikiran untuk Program Kreativitas Mahasiswa

Oleh: Bagus Haryono (Ketua Jurusan Sosiologi UNS)

Disampaikan pada tanggal 26 Agustus 2011 di R 5 FISIP UNS jam: 13.20 – 15.30

Visi jurusan sosiologi untuk PKM tahun 2011-2015

Sosiologi telah dikenal gudangnya ahli penelitian. Namun usulan PKM dari mahasiswa sosiologi paling rendah dibandingkan jurusan AN dan Komunikasi. Atas kondisi rendahnya usulan PKM dari mahasiswa sosiologi maka jurusan sosiologi berusaha untuk mengantisipasinya dengan mencoba merancang usulan PKM diupayakan bebasis mata kuliah, dan semua dosen sosiologi dilibatkan sebagai pembimbing pembuatan proposal PKM. Atas dasar pemikiran tersebut, diperkirakan akan muncul usulan PKM yang bebasis mata kuliah minimal sebanyak 72 proposal PKM tiap tahun.

Perhitungannya terdapat 18 (dosen aktif) x 2 mata kuliah (untuk semester ganjil) x 2 mata kuliah (untuk semester genap), dan semua dosen sosiologi dilibatkan sebagai pembimbing pembuatan proposal PKM. Untuk tahap awal pertimbangan kuantitas, namun tahap selanjutnya dipertimbangkan kuantitas dan kualitasnya, serta terakhir mengarah ke kualitasnya.

Mata kuliah Jurusan Sosiologi dirancang atas dasar 3 komponen, yaitu: untuk pengembangan Science atau pengetahuan, method dan application. Untuk pengembangan Science atau pengetahuan dimunculkan mata kuliah Pengantar dan Azas Sosiologi , Filsafat Ilmu, Teori Kritis dan sebagainya.

Sebagai pengembangan method dimunculkan mata kuliah kuliah Statistik Sosial I dan II, Metode Penelitian Sosial, Metode Penelitian Kuantitatif, Metode Penelitian Kualitatif dan Metode Penelitian Evaluasi, serta dapat dikembangkan Metode Penelitian Pemberdayaan Masyarakat.

Sebagai pengembangan application dimunculkan mata Koperasi, Pathologi Sosial, Dasar-dasar Penyuluhan, Gender dan Pembangunan

Selain itu dikombinasikan dengan pengembangan kepribadian seperti Sistem Ekonomi Indonesia, Sistem Politik Indonesia, Sistem Hukum Indonesia, Sistem Sosial Budaya Indonesia, serta Kewirausahaan. Pengembangan kepribadian yang berdimensi politis seperti Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan

Tema-tema atau Isue-isue yang dapat diangkat untuk usulan PKM, di bawah mata kuliah tertentu antaranya dapat dikengbangkan sebagai berikut:

Sosiologi Agama dan Sosiologi Politik dapat diangkat tema-tema mengapa dalam Negara Indonesia dengan tingkat religiusitas tinggi memiliki tingkat korupsi yang tinggi. Pelaku korupsi memiliki tingkat religiusitas yang tinggi.

Sosiologi Keluarga dan Sosiologi Pendidikan, serta Sosiologi Politik dapat diangkat tema-tema Sosialisasi Nilai Pendidikan Demokratis.

Pathologi Sosial dapat diangkat tema-tema Gay, Homo, Lesbi dsb.

Sistem Hukum Indonesia dapat diangkat tema-tema sumpah pocong, yang dilakukan ketika orang tidak lagi percaya pada hukum formal yang ada.

Sosiologi Keluarga dan Sistem Hukum Indonesia dapat diangkat tema-tema tentang carok, yang umumnya dilakukan orang Madura ketika harga dirinya merasa terusik.

Sosiologi Keluarga, Gender dan Sistem Hukum Indonesia dapat diangkat tema-tema tentang Nikah Siri, yang sebenarnya banyak merugikan kaum perempuan.

Sosiologi Perkotaan dan Ekologi Manusia, serta Teori Kritis dapat diangkat tema-tema tentang penggusuran PKL dan rumah kumuh yang dianggap mengganggu keindahan kota.

Sosiologi Kemiskinan Perkotaan dan Ekologi Manusia, Perubahan Sosial, serta Teori Kritis dapat diangkat tema-tema tentang Pemberdayaan Masyarakat Masyarakat Miskin Perkotaan atau Kaum yang tertindas.

Metode Penelitian Evaluasi dapat diangkat tema-tema tentang keberhasilan atau efektifitas Program, seperti: Program Pemberdayaan Ekonomi (PMDKE) dan Program Pengentasan Kemiskinan, dsb.

Sosiologi Pariwisata, Bahasa Inggris, Komputer Dasar dan Kewirausahaan dapat diangkat tema-tema tentang pemberdayaan tukang becak dll.

Untuk PKM tinggal menambahkan ide-ide kreatif, seperti: tukang becak dikursus bahasa Inggris dapat menyambut tamu asing, becak dan bis dicat motif batik, tukang becak atau ojek dibekali tehnologi IT, sehingga dapat memesan dengan sms, email, facebook, tukang tambal ban dengan sms.